Stilistika berasal dari Bahasa Inggris, stylistics, yang secara sederhana diartikan sebagai ilmu tentang gaya bahasa. Stilistika merupakan bagian dari ilmu sastra, yang mempelajari tentang gaya bahasa dalam kaitannya dengan aspek-aspek

Wacana sebagai wujud tindak komunikasi tidak lepas dari suatu pernyataan yang dipikirkan oleh penyampai pesan (addressor). Suatu teks lisan maupun lisan selain mengandung wacana juga terdapat muatan ideologi, yakni pemahaman

Introduction Humans are social creatures who can not live alone. In life, people’re always interacting with others and the environment. Humans live in groups either in large groups or in

Semantik berasal dari Bahasa Yunani “sema”, kata kerjanya “semaino” yang artinya menandai dan melambangkan. Istilah semantik diartikan sebagai cabang linguistik yang mempelajari makna yang terkandung dalam suatu bahasa, kode, atau

Linguistik terapan adalah salah satu cabang ilmu bahasa yang berkaitan dengan penerapan atau penggunaan bahasa. Linguistik terapan (applied linguistics) menjadi konsentrasi dalam jurusan bahasa dan sastra yakni minat penerjemahan, medis,

Secara umum pemahaman tentang linguistik dimaknai sebagai ilmu bahasa atau ilmu yang mengambil bahasa sebagai objek kajiannya. Para pakar linguistik juga memiliki kesamaan dalam mengartikan linguistik sebagai ilmu yang mencoba

Menurut tujuan kajiannya Chaer (2009: 4) menjelaskan bahwa linguistik dapat dibedakan atas dua bidang besar yaitu linguistik teoritis dan linguistik terapan. Kajian teoritis hanya ditunjukan untuk mencari atau menemukan teori-teori

Banyak ahli linguistik dewasa ini fonetik itu dianggap termasuk dalam fonologi, sehingga kedua taraf ini sistematik bunyi disebut fonologi saja; namun fonetik dianggap berbeda dari fonologi. Fonologi menyelidiki bunyi bahasa

Wacana merupakan salah satu kajian dalam ilmu linguistik yakni bagian dari kajian dari pragmatik. Wacana memiliki kedudukan lebih luas dari klausa dan kalimat, karena wacana mencakup suatu gagasan dan konsep