Abstract Achievement in foreign language learning depends on a great number of factors such as gender, learning strategies, learners’ attitudes towards the target language, anxiety, school type and the like
Penguasaan kompetensi bahasa komunikatif tampaknya dapat dijadikan acuan utama pada tataran substansi dalam pemelajaran bahasa. Para guru dan calon guru bahasa dapat memertimbangkan gagasan-gagasan yang terkandung dalam kerangka kerja empat
Pentingnya pengajaran tatabahasa, kosakata, lafal, dan tatatulis dalam pembelajaran bahasa merupakan bagian dari kompetensi komunikatif, yang menjadi tujuan akhir dari pemelajaran bahasa. Oleh sebab itu, siswa perlu disadarkan atas peran
Salah satu pendekatan yang digunakan dalam pengajaran bahasa adalah pendekatan komunikatif. Pendekatan komunikatif (communicative approach) pertama kali muncul dan berkembang dalam pengajaran bahasa asing di Eropa, sekitar tahun 1970-an. Pendekatan
Apabila kita berbica tentang pemerolehan bahasa, maka akan ada beberapa pertanyaan penting yang muncul, seperti; bagaimanakah seorang anak memperoleh bahasa? untuk menjawab pertanyaan tersebut maka kita harus mempertimbangkan masalah interaksi
Linguistik edukasional merupakan salah satu cabang ilmu linguistik terapan yang khusus menganalisis, menerangkan, dan menjelaskan tentang praktik pelaksanaan pengajaran bahasa dan pendidikan bahasa yang berlandaskan teori-teori kebahasaan (Parera, 1997: 3).
A. Pendahuluan Kebijakan evaluasi atau penilaian (assessment) merupakan bagian dari reformasi Sistem Pendidikan Nasional sebagaimana tertuang dalam Undang-undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003, yang dalam pelaksanaannya diatur melalui Peraturan
Kegiatan pembelajaran bahasa melibatkan aspek bahasa, belajar bahasa, dan pembelajaran bahasa. Pengertian – pengertian dibawah ini akan mengkaitkan aspek- aspek tersebut untuk memahami tentang pembelajaran bahasa. 1. Bahasa Keanekaragaman pengertian
Sejarah perkembangan ilmu bahasa pada dasarnya bermua dari dua wilayah, yaitu wiayah Barat dan wilayah Timur. Sejarah bahasa di dunia Barat dan Timur hampir bersamaan masanya, yaitu sekitar abad IV
A. Pendahuluan Ada beberapa cara untuk mengklasifikasikan ambiguitas, Hurford dan Hesley (1983:128) mengelompokkan ambiguitas menjadi dua hal yakni lexical dan structural ambiguity. Sementara Kess (1992:133), mengkategorikan ambiguitas dalam tiga tingkat: